Thursday, February 6, 2020

STOP BULLYING!

Apa itu Bullying? Bullying adalah tindak penindasan, kekerasan fisik,  pelecehan lisan,  melakukan ancaman kepada seseorang dengan tujuan mengintimidasi orang lain atau suatu kelompok .

Kita sudah familiar sekali dalam kehidupan kita mengenai Bullying. Sebagian besar orang pernah mengalami tindak bullying baik dihubungan pertemanan, lingkungan kerja, maupun social media. Bahkan korban bully bisa terjadi pada anak kecil dari SD, SMP, SMA, usia remaja, dan orang tua. Mereka yang membully tidak kenal usia, suku, agama.

Kita tak terlepas dari komentar pedas yang dilontarkan dan tindakan yang tidak manusiawi orang lain terhadap kita yang bisa berdampak buruk bagi psikologi manusia.
Ketika sesorang terlihat lemah fisiknya, memiliki kekurangan pada dirinya orang ini akan langsung jadi sasaran bully, dikucilkan, dihina, diremehkan, diasingkan keberadaannya. 

"Ehh kok lo mukanya jerawatan yaa sekarang"
"Ehh kok lo gak sepintar dia sih"
"Kok lo lemot banget sih"
"Ihh betis lo gede banget kaya tales Bogor"

Kata-kata ini yang sering banget terdengar dan terlihat disekitar kita. Alih alih mereka menyangkal bahwa tindakannya hanya bercanda semata,

"Yaelah bercanda kali lebay luu"
"Selow aja dong bro/sist4 gue kan bercanda baper amat jadi orang".
Merasa benar atas segala perkataannya dan merasa tidak bersalah atas apa yang dilakukannya.

Mendengar dan melihat korban bullying rasanya mau ku hempaskan saja orang orang pembully ini *astagfirullah*

Gaes.. Dampak bully itu buruk loh untuk jangka panjang yaa.. efeknya JANGKA PANJANG salah satunya bisa menyebabkan stres,  depresi bahkan berujung bunuh diri dan ini gak main main dalam penyembuhannya butuh waktu lama untuk menyembuhkan luka hatinya yang selama ini terkubur dalam dirinya dan ini gak mudah dalam penanganannya butuh orang ahli dalam bidangnya contoh psikolog.

Okee lanjuutttt~

Laluuu.. Apa faktor yang menyebabkan seseorang melakukan BULLY? Berikut beberapa faktornya:
1. Masalah pribadi
Bisa dari kurangnya keharmonisan keluarga, perceraian, pertengkaran dilingkungan sekitar, kurang kasih sayang dari keluarga.

2. Pernah jadi korban bully
Karena pernah jadi korban bully dia merasa ada pelampiasan salah satunya dengan membully.

3. Merasa iri pada korban bully
Iri dengan kehidupan orang lain yang lebih baik dibanding hidupnya ini menjadi faktor seseorang melakukan bully.

4. Sulit mengendalikan emosi
Emosi tidak stabil cenderung mudah marah.

5. Kurang empati
Merasa senang jika seseorang mengalami kesulitan, bahagia melihat orang lain menderita ini penyebab seseorang melakukan bully.

Jadi faktor utama pemicu bullying adalah kurang bahagia dan kurang bersyukurnya seseorang atas apa yang diberikan Allah padanya.

Gaes.. Memang menyembuhkan luka dalam hati karena bully tidak mudah namun setiap luka pasti ada cara menyembuhkannya, dengan cara:

1. Konsultasi pada orang yang kamu percaya bisa keluarga, sahabat, atau bisa juga ke psikolog untuk penyembuhan.

2. Tunjukan keberanian dengan kepercayaan diri atas pencapaian yang kamu raih.

3. Maafkan kesalahan orang yang pernah membully kamu dan lupakan kejadian bahwa kamu pernah dibully.

4  Berdoa kepada Allah agar hatimu dikuatkan dan orang pernah membully mu hatinya diluluhkan.


Semoga tindak bullying dilingkungan sekitar kita berkurang yaa kalau bisa udah gak ada. Hahaa

Semoga tulisan kali ini bisa bermanfaat untuk aku dan teman-teman semua~

STOP BULLYING & KEEP PRAYING!

Tangerang, 6 Februari 2020
16:32 WIB

#initulisanku
#tulisanaci
#iniceritaku
#masihbelajar
#belajarnulis
#semogabermanfaat
#penyemangatku
#ayolebihbaik




No comments:

Post a Comment