Ku terdiam dalam kesunyian malam
Termenung kehidupan yang semakin tak karuan
Menatap diri ini penuh tanya
Ada apa wahai diri?
Hari demi hari terus ku lalui
Ternyata rasanya sama saja
Tak ada yang berubah
Tak ada pula perubahan
Rasa ingin keluar dari penatnya hidup
Keluar dari zona nyaman untuk mencari pengalaman baru
Ku terdiam dalam ruang dan waktu yang membosankan
Seakan semua orang menghilang
Entah diri ini yang sedang kehilangan arah atau memang kurang ibadah.
Ku terdiam dalam kerumunan orang
Seakan diri ini merasa asing
Hidup semakin hari semakin tak karuan
Hidup ini terlalu banyak kepura-puraan
Entah apalagi yang kurasakan
Semua terasa muak
Ingin keluar dari zona nyaman tapi tak ada pergerakan.
SKAKMAT.
Tangerang, 24 Maret 2020
11:21 WIB
#katakataku
Rasaku
Monday, March 23, 2020
Thursday, February 6, 2020
STOP BULLYING!
Apa itu Bullying? Bullying adalah tindak penindasan, kekerasan fisik, pelecehan lisan, melakukan ancaman kepada seseorang dengan tujuan mengintimidasi orang lain atau suatu kelompok .
Kita sudah familiar sekali dalam kehidupan kita mengenai Bullying. Sebagian besar orang pernah mengalami tindak bullying baik dihubungan pertemanan, lingkungan kerja, maupun social media. Bahkan korban bully bisa terjadi pada anak kecil dari SD, SMP, SMA, usia remaja, dan orang tua. Mereka yang membully tidak kenal usia, suku, agama.
Kita tak terlepas dari komentar pedas yang dilontarkan dan tindakan yang tidak manusiawi orang lain terhadap kita yang bisa berdampak buruk bagi psikologi manusia.
"Ehh kok lo mukanya jerawatan yaa sekarang"
"Ehh kok lo gak sepintar dia sih"
"Kok lo lemot banget sih"
"Ihh betis lo gede banget kaya tales Bogor"
Kata-kata ini yang sering banget terdengar dan terlihat disekitar kita. Alih alih mereka menyangkal bahwa tindakannya hanya bercanda semata,
"Yaelah bercanda kali lebay luu"
"Selow aja dong bro/sist4 gue kan bercanda baper amat jadi orang".
Merasa benar atas segala perkataannya dan merasa tidak bersalah atas apa yang dilakukannya.
Mendengar dan melihat korban bullying rasanya mau ku hempaskan saja orang orang pembully ini *astagfirullah*
Gaes.. Dampak bully itu buruk loh untuk jangka panjang yaa.. efeknya JANGKA PANJANG salah satunya bisa menyebabkan stres, depresi bahkan berujung bunuh diri dan ini gak main main dalam penyembuhannya butuh waktu lama untuk menyembuhkan luka hatinya yang selama ini terkubur dalam dirinya dan ini gak mudah dalam penanganannya butuh orang ahli dalam bidangnya contoh psikolog.
Okee lanjuutttt~
Laluuu.. Apa faktor yang menyebabkan seseorang melakukan BULLY? Berikut beberapa faktornya:
1. Masalah pribadi
Bisa dari kurangnya keharmonisan keluarga, perceraian, pertengkaran dilingkungan sekitar, kurang kasih sayang dari keluarga.
2. Pernah jadi korban bully
Karena pernah jadi korban bully dia merasa ada pelampiasan salah satunya dengan membully.
3. Merasa iri pada korban bully
Iri dengan kehidupan orang lain yang lebih baik dibanding hidupnya ini menjadi faktor seseorang melakukan bully.
4. Sulit mengendalikan emosi
Emosi tidak stabil cenderung mudah marah.
5. Kurang empati
Merasa senang jika seseorang mengalami kesulitan, bahagia melihat orang lain menderita ini penyebab seseorang melakukan bully.
Jadi faktor utama pemicu bullying adalah kurang bahagia dan kurang bersyukurnya seseorang atas apa yang diberikan Allah padanya.
Gaes.. Memang menyembuhkan luka dalam hati karena bully tidak mudah namun setiap luka pasti ada cara menyembuhkannya, dengan cara:
1. Konsultasi pada orang yang kamu percaya bisa keluarga, sahabat, atau bisa juga ke psikolog untuk penyembuhan.
2. Tunjukan keberanian dengan kepercayaan diri atas pencapaian yang kamu raih.
3. Maafkan kesalahan orang yang pernah membully kamu dan lupakan kejadian bahwa kamu pernah dibully.
4 Berdoa kepada Allah agar hatimu dikuatkan dan orang pernah membully mu hatinya diluluhkan.
Semoga tindak bullying dilingkungan sekitar kita berkurang yaa kalau bisa udah gak ada. Hahaa
Semoga tulisan kali ini bisa bermanfaat untuk aku dan teman-teman semua~
STOP BULLYING & KEEP PRAYING!
Tangerang, 6 Februari 2020
16:32 WIB
#initulisanku
#tulisanaci
#iniceritaku
#masihbelajar
#belajarnulis
#semogabermanfaat
#penyemangatku
#ayolebihbaik
Kita sudah familiar sekali dalam kehidupan kita mengenai Bullying. Sebagian besar orang pernah mengalami tindak bullying baik dihubungan pertemanan, lingkungan kerja, maupun social media. Bahkan korban bully bisa terjadi pada anak kecil dari SD, SMP, SMA, usia remaja, dan orang tua. Mereka yang membully tidak kenal usia, suku, agama.
Kita tak terlepas dari komentar pedas yang dilontarkan dan tindakan yang tidak manusiawi orang lain terhadap kita yang bisa berdampak buruk bagi psikologi manusia.
Ketika sesorang terlihat lemah fisiknya, memiliki kekurangan pada dirinya orang ini akan langsung jadi sasaran bully, dikucilkan, dihina, diremehkan, diasingkan keberadaannya.
"Ehh kok lo gak sepintar dia sih"
"Kok lo lemot banget sih"
"Ihh betis lo gede banget kaya tales Bogor"
Kata-kata ini yang sering banget terdengar dan terlihat disekitar kita. Alih alih mereka menyangkal bahwa tindakannya hanya bercanda semata,
"Yaelah bercanda kali lebay luu"
"Selow aja dong bro/sist4 gue kan bercanda baper amat jadi orang".
Merasa benar atas segala perkataannya dan merasa tidak bersalah atas apa yang dilakukannya.
Mendengar dan melihat korban bullying rasanya mau ku hempaskan saja orang orang pembully ini *astagfirullah*
Gaes.. Dampak bully itu buruk loh untuk jangka panjang yaa.. efeknya JANGKA PANJANG salah satunya bisa menyebabkan stres, depresi bahkan berujung bunuh diri dan ini gak main main dalam penyembuhannya butuh waktu lama untuk menyembuhkan luka hatinya yang selama ini terkubur dalam dirinya dan ini gak mudah dalam penanganannya butuh orang ahli dalam bidangnya contoh psikolog.
Okee lanjuutttt~
Laluuu.. Apa faktor yang menyebabkan seseorang melakukan BULLY? Berikut beberapa faktornya:
1. Masalah pribadi
Bisa dari kurangnya keharmonisan keluarga, perceraian, pertengkaran dilingkungan sekitar, kurang kasih sayang dari keluarga.
2. Pernah jadi korban bully
Karena pernah jadi korban bully dia merasa ada pelampiasan salah satunya dengan membully.
3. Merasa iri pada korban bully
Iri dengan kehidupan orang lain yang lebih baik dibanding hidupnya ini menjadi faktor seseorang melakukan bully.
4. Sulit mengendalikan emosi
Emosi tidak stabil cenderung mudah marah.
5. Kurang empati
Merasa senang jika seseorang mengalami kesulitan, bahagia melihat orang lain menderita ini penyebab seseorang melakukan bully.
Jadi faktor utama pemicu bullying adalah kurang bahagia dan kurang bersyukurnya seseorang atas apa yang diberikan Allah padanya.
Gaes.. Memang menyembuhkan luka dalam hati karena bully tidak mudah namun setiap luka pasti ada cara menyembuhkannya, dengan cara:
1. Konsultasi pada orang yang kamu percaya bisa keluarga, sahabat, atau bisa juga ke psikolog untuk penyembuhan.
2. Tunjukan keberanian dengan kepercayaan diri atas pencapaian yang kamu raih.
3. Maafkan kesalahan orang yang pernah membully kamu dan lupakan kejadian bahwa kamu pernah dibully.
4 Berdoa kepada Allah agar hatimu dikuatkan dan orang pernah membully mu hatinya diluluhkan.
Semoga tindak bullying dilingkungan sekitar kita berkurang yaa kalau bisa udah gak ada. Hahaa
Semoga tulisan kali ini bisa bermanfaat untuk aku dan teman-teman semua~
STOP BULLYING & KEEP PRAYING!
Tangerang, 6 Februari 2020
16:32 WIB
#initulisanku
#tulisanaci
#iniceritaku
#masihbelajar
#belajarnulis
#semogabermanfaat
#penyemangatku
#ayolebihbaik
Tuesday, February 4, 2020
B E R T U M B U H
Setiap orang pasti punya masalah dalam hidup, pernah gagal, jatuh bangun kehidupan membuat kita kecewa yang berujung menyalahkan diri sendiri. Bahkan tak sedikit orang yang depresi, frustasi dan memilih bunuh diri *naudzubillah* karena banyak masalah yang dialaminya.
Memang bangkit dari keterpurukan tidaklah semudah membalikan telapak tangan, tapiiii kita bisa belajar dari pengalaman pahit yang kita alami bahwa hidup itu berputar akan ada saatnya dibawah dan ada saatnya diatas.
Apabila kamu merasa putus asa, tidak percaya diri, dan merasa hidup gak adil segeralah mencari sesuatu yang dapat membangkitkan kepercayaan dirimu dengan cara bercerita ke orang yang kamu percaya seperti keluarga, sahabat, guru. Bisa juga lihat kisah inspiratif melalui postingan kata-kata motivasi, video motivasi atau membaca buku tentang kehidupan dan yang terpenting berdoalah kepada Allah karena hanya Dia lah sebaik-baiknya penolong.
Dari banyaknya masalah kehidupan, menghadapi segala kegagalan kita dapat belajar menjadi pribadi lebih baik, lebih bijak, dan lebih dewasa dalam memaknai kehidupan.
Kita sedang bertumbuh menjadi bunga yang bermekaran walau tidak cepat tapi akan tumbuh diwaktu yang tepat.
Semua butuh proses bertahap agar kehidupanmu semakin membaik.
Jadiiii.. Siapkah kita tumbuh menjadi lebih baik? Dan..
Siapkah kita tumbuh menjadi bunga yang bermekaran? Yang kelak akan membawa banyak manfaat bagi sesama umat di dunia dan akhirat.
Kalau kata Kale dalam film NKCTHI
"Sabar, satu persatu" begitu kira-kira kutipannya hehehe.
Semangat menjalani hidup yang keras ini dan terimakasih sudah menjadi pribadi yang lebih baik dan kuat. 😊
You're Strong, Gaes! 💪
Dari aku yang masih banyak belajar memaknai kehidupan.
Tangerang, 4 Februari 2020
15:26 WIB
#initulisanku
#iniceritaku
#belajarnulis
#penyemangatku
#ayolebihbaik
Wednesday, November 20, 2019
Bersyukur
Rasa syukur datang menghampiri setiap orang yang berusaha untuk memanfaatkan hidupnya dengan baik, dimana mereka yang senantiasa menyibukan diri untuk kegiatan dan hal positif lainnya,
berkumpul dengan sahabat yang membuat hidup menjadi lebih baik merupakan rasa syukur yang tiada tara. Bertukar pikiran, berbagi pengalaman, saling tolong menolong.
Subscribe to:
Comments (Atom)